"Saya pribadi bersimpati, namun saya melihat langkah-langkah yang ditempuh Deplu untuk menjembatani sudah cukup profesional, tidak perlu terlalu jauh," kata anggota Komisi I yang membidangi masalah luar negeri, Yuddy Chrisnandi saat dihubungi detikcom, Rabu (1/6/2009).
Seperti diketahui, Deplu lewat KBRI di Malaysia, sudah mengupayakan pertemuan antara keluarga dan Manohara. Namun hal itu belum bisa dicapai, sampai akhirnya putri cantik itu kabur ke tanah air.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kasus ini beda dengan Meutia Hafidz (wartawan) yang dulu diculik atau pelaut Indonesia yang ditangkap. Kalau semua masalah keluarga harus diurus negara, habis dong waktu negara," cetusnya.
"Apa hanya karena Manohara selebritis jadi harus diprioritaskan? Sementara banyak masalah ratusan ribu TKI yang belum tertangani di luar sana," pungkasnya.
Ia menambahkan, kasus Manohara hendaknya menjadi pelajaran bagi warga Indonesia yang ingin menikah dengan orang asing.
"Kiranya dapat menjadi pelajaran kalau mau mencari menantu harus lihat-lihat dulu," tandasnya
(lrn/nov)










































