Korban tewas setelah sempat menjalani perawatan di RSUP Sanglah, Denpasar, Sabtu (30/5/2009). Ia diduga tewas akibat kandungan senyawa methanol berlebihan di tubuhnya.
Korban menegak miras di rumahnya, di Banjar Tibubeneng, Canggu, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Jumat malam (29/5/2009). Usai menegak miras, korban tak sadarkan diri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Humas Polda Bali Komisaris Besar Gede Sugianyar mengatakanΒ dari keterangan keluarga, korban menenggak minuman keras. Belum diketahui jenis miras yang dikonsumsi korban. βHasilnya akan diketahui setelah otopsi serta pemeriksaan di Laboratorium Forensik,β kata Sugianyar.
Sebelumnya, sebanyak 19 warga Bali tewas dari 35 korban setelah menegak arak oplosan dalam beberapa hari terakhir. Colen merupakan korban ke-20 akibat keganasan arak oplosan. Warga Bali meninggal di RSUP Sanglah adalah Fernandez Hermawan Yuwono (38) asal Badung. Sebelum tewas, korban sempat mengalami pusing serta pandangan kabur setelah menegak arak.
(gds/sho)











































