Demikian dikatakan Bush dalam pidatonya di acara The Economic Club of Southwestern Michigan seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (29/5/2009).
Di depan sekitar 2.500 orang, Bush bicara mengenai perang antiterorisme yang terjadi setelah serangan teroris 11 September 2001, krisis ekonomi serta kehidupannya kini sebagai warga negara biasa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pidatonya, Bush juga menyampaikan keyakinannya bahwa dia telah bertindak benar dengan menyingkirkan Presiden Irak Saddam Hussein. Bahkan ditandaskan Bush, hal itu bisa mendorong meluasnya demokrasi di seluruh Timur Tengah.
Audiens memberikan sambutan hangat pada Bush saat tiba di acara tersebut. Hadirin menyorakinya saat Bush mengatakan dirinya ingin diingat sebagai presiden yang muncul dengan serangkaian prinsip dan tidak bersedia mengorbankan jiwanya demi popularitas.
Di luar acara itu, sebanyak 8 orang mendemo kehadiran Bush. Mereka mengusung tulisan yang menyebut Bush pembunuh dan pengkhianat.
(ita/nrl)











































