"Data yang kita terima saat ini, kapal naas itu membawa penumpang 36 orang, 16 selamat, 7 tewas, 13 masih hilang. Nah, kita belum mengetahui nasib nakhoda dan ABKnya," kata Komandan Pos TNI AL, Bagansiapiapi, Lettu Al Muhfid dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (29/05/2009).
Dia menjelaskan, kapal kayu yang biasanya juga untuk mencarikan ikan ini diawaki tiga orang. Terdiri dari satu orang nakhoda dan 2 orang ABK.
"Tapi sampai saat ini kita sendiri belum mendapat data pasti soal nasib nakhoda dan ABK kapal. Yang baru terdata, 13 warga Afghan masih hilang," kata Muhfid.
Menurut dia, hasil pemeriksaan pihak Imigrasi setempat, rombongan warga asing ini akan mencari suaka politik ke Australia. Sehingga warga asing ini beralasan akan bersandar sementara di perairan Indonesia.
"Itu baru pengakuan mereka saja. Bisa jadi mereka mencari suaka politik ke negara kita. Namun dalam masalah ini kita serahkan kepada pihak imigrasi," kata Muhfid.
(cha/djo)











































