Hal itu dilakukan warga saat puluhan petugas Kostrad tetap melakukan pengosongan rumah dengan mengeluarkan barang-barang milik warga seperti kasur dan radio. Melihat aksi petugas, sontak warga berteriak 'maling'.
Selain meneriaki aparat Kostrad, warga juga menutup jalan dilanjutkan dengan membakar ban di ujung Jalan Darma Putra Raya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, warga juga berorasi yang intinya menuntut digagalkannya pengosongan rumah.
"Orangtua kami dan kami adalah orang yang berjuang. Kok sampai diusir dengan tega!" teriak salah satu warga.
Rumah-rumah yang dikosongkan awalnya dihuni aparat Kostrad. Namun setelah pensiun, mereka tidak meninggalkan rumah tersebut. Bahkan banyak di antaranya yang telah berganti penghuni, bukan dari kalangan keluarga Kostrad.
Rumah-rumah itu dikosongkan untuk dihuni prajurit Kostrad aktif yang belum memiliki hunian. (nik/nrl)











































