Pantauan detikcom, Jumat (29/5/2009), ibu-ibu tersebut membuang beberapa pot bunga ke tengah jalan. Tanah serta pecahan pot pun berserakan di jalanan.
Tidak hanya itu, ada juga beberapa warga yang melempar balok-balok kayu besar serta memblokade jalan. Dua buah ban bekas juga terlihat dibakar.
"Kita bukan PKI, jangan asal usir!" pekik salah seorang ibu.
Suasana tegang di kawasan tersebut masih terus berlangsung sejak pukul 08.00 WIB. Warga mulai terus memenuhi jalan sehingga berhadapan langsung dengan anggota berseragam Kostrad yang akan mengosongkan rumah. Kedua belah pihak hingga saat ini masih terus menahan diri.
Pengosongan itu menimpa 33 kepala keluarga (KK) karena rumah mereka hendak dihuni oleh prajurit Kostrad yang masih aktif. (mok/nrl)











































