Seperti dikutip dari reuters, peristiwa ini terjadi, Kamis (28/5/2009) sekitar pukul 19.45 waktu setempat. Diduga, ledakan itu berasal dari bom bunuh diri, namun hingga kini belum ada pihak maupun kelompok yang bertanggung jawab.
Serangan itu terjadi pasa saat hari libur untuk menghormati imam pertama kaum Syiah, Ali Ebne Abitaleb, yang namanya diabadikan menjadi nama masjid tersebut. Zahedan sendiri adalah kota dengan mayoritas penduduk Sunni.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Zahedan merupakan ibukota provinsi Sistan-Baluchestan yang berbatasan langsung dengan Pakistan. Propinsi ini memang rawan dengan masalah keamanan dan sering terjadi bentrokan antara polisi, bandar narkoba, dan para bandit. (nvc/irw)











































