"Penculik itu lalai menaruh handphne (HP) hingga anak saya bisa menghubungi temannya. Sebelumnya dia mau menelepon HP saya tapi tidak nyambung. Terus dia mengirim SMS ke temannya, dan orang tua temannya itu memberitahu saya," kata orang tua G, Charles, saat dihubungi melalui telepon, Kamis (28/5/2009).
Charles pun kemudian mengontak nomor penculik tersebut. Seorang pria bernama Piing mengangkat HP tersebut. Lalu setelah berbicara dengan Piing, para penyekap satu diantaranya bernama Jali,Β mau mengembalikan G dengan diberikan imbalan.
"Kamis dini hari tadi dengan 2 mobil dan didampingi polisi kami menjemput ke Cipanas. Di sana anak saya ada di rumah makan dan saat ketemu langsung menangis," imbuh Charles.
Tidak lama Charles pun membawa pulang anaknya yang tampak dalam kondisi syok. "Dia sekarang istirahat, dan kami akan visum ke rumah sakit lalu mengadukan ke Polsek Kelapa Dua. Saran dari polisi yang menjemput saya memang agar dilakukan laporan, karena ini ada jaringan besar," tutup Charles.
(ndr/iy)











































