Penghargaan tersebut diberikan kepada mereka yang mampu menghasilkan penemuan-penemuan yang luar biasa dalam bidang pertanian danย bioteknologi.
"Makalah Edi memberikan solusi dan terobosan baru bagi industri peternakan, khususnya peternakan unggas," kata Marketing Manager Altech Biotechnology Malaysia, Rachel Liem dalam rilis dari Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Malaysia yang diterima detikcom, Rabu (27/5/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Manfaat dari penelitian ini adalah meningkatkan bobot daging dada, mengurangi biaya pakan, dan membantu mengurangi pemanasan global karena pengeluaran gas nitrogen dari kotoran ternak unggas dapat dikurangi," ujar Edi.
Menurut dia, penghargaan yang diperolehnya merupakan kebanggaan bagi mahasiswa Indonesia di Malaysia. "Saya dapat berkontribusi dalam membangun imej positif bangsa kita di Malaysia, sesuai dengan semangat soft diplomacy yang menjadi konsep perjuangan PPI selama ini," kata Edi yang juga sebagai Wasekjen PPI Malaysia.
Edi sendiri direncanakan akan menerima penghargaan tersebut pada 24 Juni 2009 mendatang di Subang Sheraton Hotel, Malaysia oleh Dr Pearse Lyons, Presiden Altech Amerika Serikat. Acara tersebut rencananya akan dihadiri oleh sejumlah menteri dan pejabat tinggi pemerintah Malaysia beserta ilmuwan dan akademisi pertanian dan bioteknolog terkemuka internasional.
(rmd/mok)











































