Jakarta -
Rumah mewah di kawasan Permata Hijau yang dibobol maling rupanya milik Direktur TPI Suteja. Selain uang tunai dan harta benda, si tamu tidak diundang ternyata juga mengambil sejumlah surat berharga.
Siska, adik Suteja mengatakan, salah satu surat berharga yang hilang adalah sertifikat tanah. Selain itu, maling juga menggondol uang tunai Rp 2 juta, handphone, dan jam tangan Rolex.
"Surat berharga yang ada di lemari di lantai dua juga hilang. Semalam juga ada Pak Teja, istri dan dua pembantu," kata Siska di tempat kejadian perkara (TKP), Jalan Permata Berlian, Jakarta Selatan, Rabu (27/5/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasus pembobolan rumah mewah di Jakarta Selatan terjadi berturut-turut selama 2Β pekan terakhir. Sebelumnya, maling menyambangi rumah staf PBB untuk Indonesia. Sedang pekan sebelumnya, rumah Mantan Mensegneg, Yusril Ihza Mahendra pun mengalami hal serupa.
(asp/ken)