Wiliardi akan Dijadikan Direskrimum, Edo Yakin Misi Aman

Penembakan Nasrudin

Wiliardi akan Dijadikan Direskrimum, Edo Yakin Misi Aman

- detikNews
Rabu, 27 Mei 2009 11:36 WIB
Wiliardi akan Dijadikan Direskrimum, Edo Yakin Misi Aman
Jakarta - Eduardus Ndopo Mbete alias Edo yang berperan sebagai perekrut eksekutor pembunuhan Direktur PT PRB Nasrudin Zulkarnaen tak menyangka akan diciduk polisi. Sebab dia menyangka "misi negara" yang diembannya aman.

"Karena WW (Kombes Wiliardi Wizar) sendiri bilang misi tersebut aman, jadi dia yakin aman. Ditambah lagi, Edo pernah dibawa ke kantornya WW (di Mabes Polri)," kata BMS Situmorang, pengacara Edo, kepada detikcom, Rabu (27/5/2009).

Keyakinan Edo juga bertambah saat Kombes Wiliardi Wizar mengaku akan dipromosikan menjadi Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya setelah misi itu selesai. "Nanti dia sendiri yang akan mengolah TKP," ungkap Situmorang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, Wiliardi juga menawarkan Edo untuk bertemu langsung dengan pimpinan dalam misi tersebut. Namun saat itu Edo menolak.

"Edo menolak karena WW juga sempat menolak saat WW akan dipertemukan dengan orang yang akan menjalankan misi itu," kata Situmorang.

Pertemuan Edo dengan WW di Mabes polri berlangsung pada suatu malam di akhir Maret 2009. Edo kebagian tugas untuk merekrut para eksekutor.

Setelah bisa meyakinkan Hendrikus Walen (tersangka eksekutor) bahwa misi mereka aman, Edo tidak sempat merasa cemas. Edo lalu pulang ke kampung halamannya di Flores pada 7 Maret 2009, karena ayahnya sakit.

Eksekusi Nasrudin terjadi 14 Maret, saat Edo tidak berada di Jakarta. Di kampung halamannya, Edo tidak tahu bahwa "misi negara" telah selesai karena tak ada kontak dengan Hendrikus. Ponselnya dia matikan.

"WW juga tidak menyuruh melarikan diri," ujar Situmorang.

Pada tanggal 25 Maret 2009, Edo kembali ke Jakarta dari Flores. Tanpa dia duga-duga sebelumnya, polisi menangkapnya pada 27 Maret di rumahnya, di kawasan Pondok Gede, Bekasi.Mendiskusikan kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen? Gabung di sini. (mei/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini