Kunjungan Obama ke Riyadh itu akan dilakukan pada 3 Juni mendatang. Ini sebagai tambahan atas jadwal lawatan tiga harinya ke Mesir, Jerman dan Prancis.
Demikian disampaikan juru bicara Gedung Putih Robert Gibbs seperti dilansir kantor berita Reuters, Rabu (27/5/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lawatan Obama ke Saudi terjadi di tengah upaya Obama membangun aliansi negara-negara muslim moderat untuk menekan Iran agar menghentikan program pengayaan uranium. Washington menduga aktivitas nuklir Iran sebagai upaya mengembangkan bom nuklir. Namun pemerintah Iran bersikeras bahwa program nuklirnya semata-mata untuk pembangkit listrik.
Pada Maret lalu, Menteri Luar Negeri Saudi Pangeran Saud al-Faisal menyerukan negara-negara Arab untuk membuat kesepakatan tentang cara menangani program nuklir Iran.
Obama belum lama ini telah melakukan pembicaraan dengan Raja Yordania Abdullah dan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu sebagai bagian dari upaya untuk memulai kembali proses perdamaian Palestina-Israel yang mandek. Obama juga akan bertemu pemimpin Palestina Mahmoud Abbas di Gedung Putih pada Kamis, 28 Mei waktu setempat.
(ita/iy)










































