Perjumpaan pertama dengan perwira tinggi polri ini dilakukan di Hailai, Ancol, Jakarta Utara pada pertengahan Februari 2009. "Ketemu di Hailai pukul 22.00 WIB. Disana sudah menunggu Jerry. Di tempat itu, ada seorang polisi bernama WW dari Mabes Polri," kata BMS Situmorang, pengacara Edo saat dihubungi wartawan, Selasa (26/5/2009).
Saat itu, Wiliardi menjelaskan 'misi negara' itu. Selang beberapa hari, Wiliardi menelepon secara langsung ke Edo. "Saat itu bertemu di resto di Kemang," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada minggu keempat bulan Februari, Edo kemudian bertemu lagi dengan Wiliardi di depan mal Cilandak Town Square pada pukul 23.00 WIB. Di situlah Wiliardi menyerahkan kantong plastik yang berisikan uang sebesar Rp 500 juta.
"Tolong kamu berikan pada orang yang kamu percaya," kata Situmorang menirukan.
Keesokan harinya, Edo disuruh menemui Wiliardi di Hotel Ambara. Sesampainya di hotel itu, Edo dijemput oleh Wiliardi.
"Lalu dia (Edo) diajak ke kantor Wiliardi (Mabes Polri)," jelas Situmorang.Mendiskusikan kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen? Gabung di sini. (mei/anw)











































