Diyono, salah seorang petani di Urut Sewu menuturkan, sudah terjadi sejumlah kasus ledakan mortir yang menimbulkan korban jiwa. Salah satu kejadian yang paling mengerikan dan diingat warga adalah pada 1997.
"Lima anak tewas saat secara tak sengaja menemukan mortir di areal pertanian warga saat bermain," kata Diyono kepada detikcom, Selasa (26/5/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan informasi, awalnya lokasi Pantai Bocor di Desa Setrojenar, Kecamatan Bulus Pesantren,
Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah disewa dislitbang TNI AD pada pada 1982. TNI lalu meminta izin ke pemerintah desa untuk memperluas area latihan dari 230 meter dari bibir pantai menjadi 500 meter dari bibir pantai.
Dengan demikian, TNI akan berlatih atau pun uji coba senjata berat di area yang sebagian dipunyai warga. Lahan di pesisir pantai itu menjadi tempat bergantung sekitar 1.177 petani.
Mereka berharap pihak TNI AD dan petani segera kembali bertemu untuk mencari solusi terbaik bagi permasalahan ini. Para petani pun yakin, TNI AD sebagai alat negara tidak akan merampas hak-hak petani.
(irw/irw)










































