Warga RI-Hungaria Bicara Tradisi Pengasuhan Anak

Warga RI-Hungaria Bicara Tradisi Pengasuhan Anak

- detikNews
Selasa, 26 Mei 2009 17:26 WIB
Warga RI-Hungaria Bicara Tradisi Pengasuhan Anak
Budapest - Bagaimana tradisi ibu-ibu Indonesia mengasuh anak dan bagaimana pula ibu-ibu Hungaria? Menggendong anak misalnya, ternyata memiliki kemiripan.

Ny. Renata Ungvary wartawan majalah Hongaria, Kismama, menjelaskan perawatan bayi sesuai tradisi Hungaria. Untuk menggendong anak secara aman, Ungvary menyarankan untuk menggunakan kain sepanjang 5 meter.

Demikian antara lain pernik-pernik bagaimana mengasuh anak termasuk cara menggendong bayi yang dibicarakan dalam acara Mother and Child’s Week di taman residensi Duta Besar RI Budapest, seperti disampaikan Sekretaris Ketiga Patricia Silalahi kepada detikcom hari ini (26/5/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam acara bersifat people to people contact yang berlangsung pada Sabtu  (23/5/2009) itu para ibu Indonesia dan Hongaria juga berdiskusi kelompok mengenai berbagai masalah dalam mengasuh anak. Materi mengasuh anak mewakili Indonesia disampaikan Shinta Hapsari.

Perhatian Pemerintah

Sementara itu Dubes RI Mangasi Sihombing dalam pidato pembukaan mengatakan bahwa kesejahteraan dan perlindungan ibu dan anak merupakan satu di antara prioritas bagi pemerintah dan masyarakat Indonesia, karena nasib bangsa di masa depan terletak pada generasi muda.

"Mempersiapkan generasi muda tidak terlepas dari peranan ibu yang sangat besar," tegas Sihombing.

Menurut Sihombing, hak-hak wanita dan anak-anak seperti untuk kesehatan, pendidikan, dan perlindungan terhadap berbagai hal semuanya senantiasa mendapat perhatian dan program pemerintah dan juga LSM-LSM terkait.

Keberadaan Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan juga menunjukkan tekad pemerintah untuk meningkatkan dan menjamin kesejahteraan ibu dan anak ataupun keluarga-keluarga.

Ditambahkan bahwa program Keluarga Berencana yang dilakukan secara persuasif adalah untuk memungkinkan hidup keluarga lebih sehat dan agar anak-anak memperoleh kesempatan pendidikan lebih baik dengan dukungan keuangan keluarga yang cukup.

Acara yang juga diliput Television 2 Hungaria itu dimeriahkan dengan sejumlah tari tradisional Indonesia, antara lain tari Merak, Tortor Tandok, Kuala Deli serta Mainang, yang dibawakan oleh tim kesenian KBRI dipimpin oleh koreografer Martozet.

Kepada Television 2 Sihombing antara lain menjelaskan bahwa dalam kaitan perlindungan ibu dan anak, Indonesia ikut menandatangani berbagai konvensi termasuk untuk pencegahan dan pemberantasan penyelundupan wanita dan anak.

Disebutkan bahwa Indonesia saat ini telah membentuk dan memiliki Komisi Perlindungan Anak.

(es/es)


Berita Terkait