"Ini tidak adil, saya korban politik negara saya," kata Hadi saat hendak menaiki pesawat di kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (26/5/2009).
Hadi juga merasa peradilan di Indonesia dan Australia telah berbuat tidak adil. Ia pun sempat memprotes proses ekstradisi yang dijatuhkan padanya.
Mengenakan baju biru, ia tampak dijaga ketat oleh para petugas kepolisian Australia. Berkali-kali ia juga berteriak agar dibebaskan.
"Saya dikorbankan, saya dikorbankan..," teriaknya.
Hadi diterbangkan lewat maskapai penerbangan Jetstar pada pukul 15.30 WIB. Ia akan transit terlebih dahulu di Perth untuk kemudian terbang menuju Sydney.
Pria dengan dua kebangsaan ini telah menjadi buronan Interpol sejak tahun 2007. Ia diduga bertanggung jawab sebagai penyelundup 900 orang menggunakan 4 kapal ke Australia.
(mad/nrl)











































