"Setelah krisis yang insya Allah akan berakhir dua tahun lagi, bagaimana pun anggaran pertahanan harus kita tingkatkan," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Hal ini disampaikan dia saat meresmikan Kompleks Rusun Dinas Paspampres di
Bojong Nangka, Kabupaten Bagor, Jawa Barat, Senin (25/5/2009).
Anggaran pertahanan tahun 2009 berjumlah Rp 33 trilyun. Meski cukup besar, namun SBY mengakui nilai itu masih di bawah kebutuhan minimal operasional sehingga cukup berat bila untuk proyek pengadaan baru atau pun modernisasi.
"Kita harapkan siapa pun yang terpilih jadi presiden, anggaran pertahanan bisa dinaikkan sehingga cukup untuk kegiatan operasional, pemeliharaan, modernisasi dan kesejahteraan," ujar SBY.
Pengamatan detikcom, perumahan dinas Paspampres berdiri di atas 3 hektar lahan ini dalam bentuk rumah susun. Terdiri atas 7 gedung lima tingkat dengan daya tampung 350 KK.
Bangunan seluas 2,2 hektar ini dibagi dalam 3 blok yang peruntukannya
berdasarkan jenjang pangkat. Bagi perwira dan bintara tersedia 4 blok
dengan luas masing-masing unitnya 60 meter persegi, dan 45 meter persegi. Tiga blok lagi bagi tamtama yang luas per unitnya 45 meter persegi.
Faslitas yang tersedia bagi penghuni cukup lengkap. Ada dua lapangan
tenis, sepak bola, lift, posyandu, TK, koperasi, genset, pompa air,
hidrant, mushollah dan puskesmas.
(lh/aan)











































