"18 tentara tersebut telah meninggalkan Kuwait," kata Kepala Deputi Departemen Kesehatan Publik Kuwait Yussef Mendkar, seperti dikutip AFP, Minggu (24/5/2009).
Mendkar menjelaskan, para tentara tersebut sudah diberi pengobatan yang cukup baik. Selain itu, mereka juga belum pernah melakukan kontak dengan penduduk lokal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kuwait merupakan negara kawasan Arab pertama yang melaporkan adanya kasus flu babi. Negara lainnya yang berada di wilayah sama belum terinfeksi.
Beberapa negara lain pun terus meningkatkan pengawasan terhadap virus H1N1 ini. Di bandara internasional di Doha, Dubai dan Abu Dhabi telah dipasang sensor panas tubuh untuk mencegah masuknya penderita flu babi dari luar..
(mad/rdf)











































