Kejadian tersebut bermula saat 5 warga negara Prancis, termasuk 2 orang anak, sedang berpergian di sebuah jalan di Iran. Tiba-tiba saja di dekat Kota Dalbandin, Barat Daya Provinsi Baluchistan, salah seorang di antaranya diculik dengan todongan senjata. Dalbandin berjarak 200 km sebelah barat ibukota provinsi Quetta.
"Seorang bersenjata melarikan satu dari turis dan empat sisanya melaporkan masalah tersebut kepada polisi," kata Kepala Distrik Kepolisian, Qazi Hussain Ahmed seperti dilansir Reuters, Minggu (24/5/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka berpergian tanpa kawalan. Kami mencoba untuk mengembalikan pria yang hilang ini secepat mungkin," ujarnya.
Sementara itu, Kedutaan Besar Prancis belum bersedia berkomentar atas kasus yang menimpa warga negaranya tersebut. Tidak seorang pun yang menyatakan bertanggung jawab atas penculikan di wilayah tempat aktifnya militan Islam ini.
(lrn/lrn)











































