Virus dideteksi dalam segerombolan tentara yang tidak bisa ditentukan jumlahnya dalam perjalanannya melalui Kuwait. Beberapa akhirnya dikarantina di pangkalan militer untuk pengobatan dan beberapa telah meninggalkan Kuwait.
Tentara pertama kali ditetapkan terjangkit virus H1N1 di Gulf, tempat pengekspor minyak terbesar di dunia. Kuwait adalah pangkalan logistik bagi militer AS dalam mensuport pasukannya ke Irak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pernyataannya kepada KUNA, Keduataan AS mengatakan: "Kami menyadari bahwa kasus flu H1N1 telah ditetapkan sementara kepada personel pasukan militer AS yang ditugaskan ke luar negeri, termasuk tentara yang transit melalui pangkalan militer AS di Kuwait."
"Mereka tidak datang dengan kontak fisik dengan populasi di Kuwait," tambahnya.
(lrn/lrn)











































