Kabul - Sebanyak 60 militan tewas, hampir setengahnya dihabisi lewat serangan udara oleh pasukan AS dan Afghanistan, dalam razia sebuah tempat persembunyian narkoba. Pasukan gabungan berhasil membongkar salah satu tempat persembunyian narkoba terbesar itu dalam operasi selama 4 hari di Provinsi Helmand.
Demikian dikatakan pasukan militer AS, seperti dilansir Reuters, Sabtu (23/5/2009).
Dalam penggerebekan di Loy Cherah Bazaar, Kota Helmand Marjeh, pasukan menemukan 75 ton bibit bunga candu, lebih dari 17 ton morfin, opium, dan heroin. Ditemukan juga sebuah tempat persembunyian senjata dan peralatan perang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Afghanistan memproduksi lebih dari 90 persen dari produksi opium seluruh dunia. Hampir semuanya diproduksi di selatan wilayah yang dikuasai Taliban. Pejabat militer AS memperkirakan perdagangan opium menyediakan dana US $ 80 juta sampai US $ 400 juta per tahun kepada Taliban.
(lrn/asy)