"Masalahnya sekarang, apakah yang dapat dilakukan dalam suasana kelangkaan
itu? Jawabannya jelas, yaitu tindakan nyata. Kata kunci untuk tindakan nyata ini adalah kemauan politik dan keberanian politik," kata Wakil Ketua Komisi I (Komisi Pertahanan) DPR Yusron Ihza Mahendra dalam surat elektroniknya kepada detikcom, Sabtu (23/5/2009).
Menurut Yusron, keberanian Menteri Pertahanan dan Panglima TNI untuk meyakinkan Presiden terkait pembenahan pertahanan ini menjadi faktor penting. Mereka harus menawarkan konsep yang jelas tentang bagaimana membangun pertahanan Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Radar TNI hanya sanggup beroperasi sekitar 30 persen. Sedangkan rudal Rapier hanya sanggup melaju dengan kecepatan sepertiga kecepatan Shukoi.
"Sekarang ini sudah jelas-jelas bahwa pertahanan kita parah. Tapi alih-alih
mencari solusi, pemerintah malah cenderung menutup-nutupinya," ucap Yusron.
(sho/irw)











































