Yusron: Perlu Keberanian Politik untuk Benahi Pertahanan

Hercules Jatuh di Magetan

Yusron: Perlu Keberanian Politik untuk Benahi Pertahanan

- detikNews
Sabtu, 23 Mei 2009 09:15 WIB
Yusron: Perlu Keberanian Politik untuk Benahi Pertahanan
Jakarta - Meski belum jelas apakah kecelakaan pesawat Hercules di Magetan terkait dengan minimnya anggaran pertahanan, namun tidak dapat dipungkiri bahwa anggaran pertahanan di Indonesia memang terbatas. Diperlukan kemauan dan keberanian politik untuk membenahi postur pertahanan negara ini.

"Masalahnya sekarang, apakah yang dapat dilakukan dalam suasana kelangkaan
itu? Jawabannya jelas, yaitu tindakan nyata. Kata kunci untuk tindakan nyata ini adalah kemauan politik dan keberanian politik," kata Wakil Ketua Komisi I (Komisi Pertahanan) DPR Yusron Ihza Mahendra dalam surat elektroniknya kepada detikcom, Sabtu (23/5/2009).

Menurut Yusron, keberanian Menteri Pertahanan dan Panglima TNI untuk meyakinkan Presiden terkait pembenahan pertahanan ini menjadi faktor penting. Mereka harus menawarkan konsep yang jelas tentang bagaimana membangun pertahanan Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yusron menerangkan, anggaran pertahanan tahun 2009 sebesar Rp 127 triliun hanya mampu dipenuhi pemerintah Rp 33,6 triliun. Kapal-kapal militer Indonesia hanya sanggup berpatroli selama 8 hari dalam 90 hari karena tidak cukup anggaran untuk membeli bahan bakar.

Radar TNI hanya sanggup beroperasi sekitar 30 persen. Sedangkan rudal Rapier hanya sanggup melaju dengan kecepatan sepertiga kecepatan Shukoi.

"Sekarang ini sudah jelas-jelas bahwa pertahanan kita parah. Tapi alih-alih
mencari solusi, pemerintah malah cenderung menutup-nutupinya," ucap Yusron.
(sho/irw)


Berita Terkait