Gunung Dempo di Sumsel Mengeluarkan Asap, Warga Tetap Tenang

Gunung Dempo di Sumsel Mengeluarkan Asap, Warga Tetap Tenang

- detikNews
Jumat, 22 Mei 2009 19:55 WIB
Palembang - Gunung Dempo di Kota Pagaralam, Sumatra Selatan, secara mendadak mengeluarkan kepulan asap. Tampak, asap putih membumbung tinggi ke angkasa. Pihak pemantau gunung membenarkan adanya letusan.

"Kejadian ini sangat mengejutkan. Soalnya sebelum terjadinya letusan tidak ada aktivitas kegempaan pada Gunung Api Dempo. Selain itu berdasarkan pengamatan langsung dari Pos ke puncak Dempo tidak terlihat adanya asap di puncak Dempo, tapi berdasarkan informasi dari warga di Dusun Kerinjing telah terjadi letusan," kata Ketua Pos Pemantauan Gunung Api Dempo, Slamet, saat dihubungi melalui telepon, Jumat (22/5/2009).

Menurutnya rekaman seismograf di Pos pemantauan Gunung Api Dempo dengan ketinggian 3.159 meter tersebut, mencatat pada pukul 15.59 WIB telah terjadi letusan atau hembusan di kawah Gunung Api Dempo dengan amplitude 49 dan berlangsung selama 300 detik. Namun lepas dari 300 detik tersebut letusan berangsur mengecil atau turun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menjelaskan, atas kejadian tersebut pihaknya akan segera melaporkan ke Badan Vulkanologi Bandung, selain itu sebagai langkah antisipasi pihaknya juga akan meningkatkan pemantauan terhadap aktivitas Dempo.

Sementara itu, aktivitas warga tampak tidak terganggu terkait munculnya kepulan asap di Gunung Dempo. Warga Dusun Kerinjing Kecamatan Dempo Utara yang sedang melakukan aktivitasnya sehari-hari seperti bekebun, memang langsung menghentikan kegiatannya dan melihat kepulan asap yang dikeluarkan dari gunung tersebut.

Salah seorang warga yang saat kejadian sedang beraktivitas dikebun, Mulyadi (35), warga Dusun Kerinjing mengaku terkejut saat dirinya mengetahui Gunung Dempo mengeluarkan kepulan asap secara tiba-tiba.

Mulyadi pun lantas menghentikan aktivitas berkebunnya dan melihat perkembangan akan apa yang terjadi selanjutnya. Namun setelah dilihat dan diperhatikan ternyata kepulan asap tersebut sifatnya hanya sementara.

"Memang dari sini jika terjadinya berbagai aktivitas Gunung Api Dempo sangat mudah terlihat apalagi pada siang hari. Sebab, Dusun Kerinjing sangat dekat dengan Gunung Dempo, sehingga ada getaran atau gempa sangat terasa. Apalagi, pada saat terjadinya embusan warga banyak yang sedang berada diluar rumah sehingga membuat semua orang mengetahui kejadian tersebut," ujarnya.

Dengan adanya peristiwa tersebut di sekitar area kejadian tercium bau belerang yang sangat menyengat akibat terbawa hembusan angin dari arah puncak Gunung Dempo. Namun, selang beberapa menit saja asap yang tadi membumbung tinggi di atas puncak Gunung Dempo menghilang, sehingga membuat banyak masyarakat yang ada tidak banyak mengatahui terjadinya fenomena alam tersebut.

Sebagai informasi, Gunung Api Dempo pernah menghembuskan asap bercampur belerang ditambah serpihan batu dan pasir yang berada di dalam danaunya pada Septermber tahun 2006 lalu.  Lalu pada 1 Januari 2009 hal serupa terulang, sehingga menyebabkan puluhan pendaki yang merayakan malam pergantian tahun terjebak.

Bahkan dari kejadian tersebut ada beberapa pendaki yang terkena hujan abu panas sehingga membuat muka pendaki tersebut lebam terbakar. Gunung Dempo yang tingginya 3.159 meter di atas permukaan laut (mdpl) terletak di perbatasan Provinsi Sumatera Selatan dan Provinsi Bengkulu.

(tw/ndr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini