Kapal Perang KRI Frans Kaiseipo 368 -- begitu ia diberi nama -- dibeli langsung dari Belanda seharga 135,12 juta Euro. Ia baru saja melepas jangkar di Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (22/5/2009).
"Ini akan melengkapi 3 kapal jenis korvet yang telah selesai dibuat," kata Kadispenal Laksamana TNI Iskandar Sitompul.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebut saja misil penangkis serangan udara 2 kali Quad MBDA Mistral Tetral. Kemudian Anri Surface missile 4 kali MBDA Exocet MM40 Block II dan senjata Oto Melara kaliber 76mm.
"Akan ditempatkan di wilayah Timur Indonesia dibawah Komando Armada Timur (Koarmatim) Surabaya," imbuhnya.
Spesifikasi kapal tersebut berbobot mati 1.692 ton, panjang 90,71 meter, lebar 13,02 meter, dan kecepatan maksimal 28 knot.Β Sejak meninggalkan Belanda April lalu (46 hari) , KRI FKO 368 melintasi Spanyol, Itali, Mesir, Arab, Oman, India, Sabang dengan 80 kru. Nantinya akan melanjutkan ke Surabaya, Makassar dan berrakhir di Papua.
(Ari/nrl)











































