Jakarta - Tidak ada motif tertentu dalam perampokan yang menimpa kediaman mantan Mensesneg Yusril Ihza Mahendra. Polisi juga belum menemukan indikasi adanya keterlibatan komplotan perampok besar dalam kejadian yang berlangsung dini hari tadi.
Demikian tutur Kapolsek Setiabudi Irjen Pol. Ajie Indra tentang hasil sementara olah TKP. Dia ditemui wartawan di kediaman Yusril Ihza Mahendra di Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (22/5/2009).
"Diduga ini maling biasa, nggak ada motif-motif dan belum mengarah ke komplotan," ujar dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perampokan tejadi sekitar pukul 03.00 WIB. Saat kejadian berlangsung Yusril beserta istrinya, Rika Tolentino Kato, sedang berada di rumah. Mantan mensesneg ini mengaku kehilangan uang tunai Rp 70 juta, satu unit telepon seluler dan kamera.
"Malingnya naik lewat pagar samping lalu menjebol jendela atas. Kita masih selidiki apa ada barang lain yang hilang," jelas Ajie.
(lh/iy)