Moustafa juga seorang anggota partai berkuasa Mesir, Partai Demokrasi Nasional. Dia dituduh membayar seorang petugas keamanan untuk membunuh Suzanne Tamim, diva Libanon yang merupakan bekas kekasihnya.
Moustafa memberikan bayaran senilai US$ 2 juta untuk pembunuhan itu. Pembunuhan itu terjadi pada Juli 2008 lalu. Saat itu Tamim berumur 30 tahun. Demikian seperti diberitakan harian Sydney Morning Herald, Jumat (22/5/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah perceraiannya dengan suaminya yang juga manajernya, Tamim pun menjalin cinta dengan Moustafa. Namun hubungan itu kandas. Tamim kemudian memutuskan tali cintanya dengan pria yang telah menikah dan memiliki anak itu.
Moustafa konon sakit hati karenanya. Sebab pemilik hotel mewah Four Seasons di Mesir itu telah menghabiskan jutaan dolar demi kekasihnya itu. Dia pun memerintahkan Mohsen el-Sukkary, seorang petugas keamanan untuk menghabisi nyawa wanita cantik itu.
Oleh pengadilan di Kairo, Moustafa dan Sukkary dijatuhi hukuman gantung. Mendengar putusan hakim, dua anak perempuan Moustafa langsung menangis. Seorang saudara perempuan Moustafa bahkan pingsan.
"Vonis ini kejam," cetus Sameer el-Shishtawi, salah seorang pengacara Moustafa kepada wartawan usai sidang. Dikatakannya, dirinya akan mengajukan banding. Dia yakin vonis itu nanti akan dibatalkan.
Baik Moustafa maupun Sukkary telah menyatakan tidak bersalah atas dakwaan pembunuhan Tamim.
(ita/iy)











































