"Eva…kenapa tega tinggalkan ibu. Ini ibu…Eva,” isak Sudarningsih, di sisi peti jenazah putri bungsunya ini
Menurut paman korban, Gatot Subroto, jenazah Eva berhasil teridentifikasi kemarin sore dari kalung yang digunakannya. Jumat pagi, jenazah langsung dibawa ke Lanud Halim Perdana Kusuma dan ke rumah duka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Waktu kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta, Eva Wulandari sempat melakukan praktik kerja kuliah nyata di Papua. Saat itulah dia bersama teman-temannya membuka sekolah pendidikan usia dini di sana.
"Kedatangannya ke Papua kali ini juga hendak berpamitan dengant teman-temannya. Sebab, dia sudah keterima menjadi PNS di Bekasi," ujar Noorverawati, kakak korban. Selain berpamitan, Eva juga akan melakukan bakti sosial, sekaligus memberi bantuan baju seragam sekolah dan buku-buku pelajaran.
Rencananya, jenazah Eva akan dimakamkan di TPU Kranji, Bekasi, siang nanti.
(djo/djo)










































