"Beliau masih belum bisa diajak bicara. Masih kritis karena mengalami gegar otak," ujar dokter spesialis anestesi Hafidin Ilham di RSUD dr Soedono, Madiun, Jawa Timur, Jumat (22/5/2009).
Sementara 3 korban koma lainnya kini sudah sadar. Mereka yakni Mayor Lek Dedi Sahrudin, Suyono (40) dan Angga (2).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anggun, balita saudara Angga juga masih menjalani perawatan intensif. Anggun mengalami patah tulang bagian kiri dan kanan. "Kedua kakinya digips," terang dia.
Berikut daftar korban:
Korban yang masih koma: Mayor Lekahena (41) Kadislog Lanud Biak
Korban yang masih dalam perawatan:
1. Suyono (40) warga Dusun Gandri Desa Kauman Kecamatan Karangrejo Magetan.
2. Mayor Lek Dedi Sahrudin Kohanudnas Jakarta (33) alamat Jl Nangka VII/8 Pasar Minggu, Jakarta.
3. Angga (2) warga Desa Malang Kecamatan Maospati, Magetan.
4. Mia Rusmiati (29) dari Kadipaten Majalengka
5. Uni Kusuma (22) dari Kopadara Blok R/10 Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur
6. Deni (3) warga Maospati, Magetan
7. Warsito, alamat Pesanggrahan RT 02/05 Joho, Sukoharjo, Jawa Tengah.
8. Sulasmin (30) pemilik rumah yang tertabrak pesawat di Desa Geplak, Magetan.
9. Serka Susanto (30) Lanud Jayapura, beralamat di Desa Majasen, Kecamatan Kendal, Ngawi.
10. Prada Dwi Purwanto (24) asal Mandingan Kec Wringinharjo, Bantul, Yogyakarta.
11. Serka Agus Djuarsa (38) beralamat di Komplek TNI AU Daya, Jl Kasuari no 113, Makassar.
12. Anggun (4) warga Desa Malang, Maospati, Magetan.
13. Serma Rudi Iswanto (38) dari Gresik. (nik/iy)










































