Berdasarkan pantauan detikcom, Kamis (21/5/2009) sejumlah kerabat yang sudah menunggu dari siang mulai menangis meraung-raung sesaat setelah pesawat mendarat. Tidak hanya itu, 5 ibu-ibu juga terlihat pingsan akibat tak kuasa melihat kedatangan jenazah kerabatnya yang menjadi korban kecelakaan pesawat Hercules.
Sementara itu, untuk menghindari kerumunan kerabat, pihak polisi militer dan TNI AU melakukan pengarahan jalan terhadap para jenazah dengan cara memasukkan jenazah ke dalam ruangan Galaktika. Hal ini dilakukan agar prosesi penyambutan jenazah secara militer dapat berjalan lancar.
Setelah prosesi selesai, semua jenazah diberangkatkan ke daerah rumah duka masing-masing. Tujuan keberangkatan di antaranya daerah Makasar dan sekitarnya, Desa Mario Riwawo kecamatan Takalalada (Kapten Mansyuri), dan di Toraja (Alifianus).
(amd/gah)











































