"Tidak ada dikomersialkan. Ini adalah penerbangan rutin. Itu adalah keluarga-keluarga dari militer. Termasuk istri Pangkosek Hanudnas IV Biak, mertuanya juga ada. Dan anak-anak kecil itu adalah anak mereka," ujarnya usai dipanggil Presiden SBY di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (20/5/2009).
Menurut Djoko, sampai saat ini jumlah korban yang meninggal sekitar 98 orang. Itu pun termasuk penduduk setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengatakan pihaknya telah memerintahkan pada Pangdam V Brawijaya untuk melaksanakan inventarisasi kerusakan termasuk kerugian-kerugian yang dialami masyarakat akibat insiden tersebut. Dia juga memerintahkan jajarannya untuk melakukan investigasi sesuai dengan prosedur jika ada kecelakaan pesawat.
Saat ditanya pembicaraan dengan SBY, dia mengatakan TNI telah melakukan langkah-langkah tanggap darurat yang dibantu oleh unsur-unsur polri dan masyarakat untuk melakukan evakuasi dan perawatan yang baik kepada korban yang meninggal.
Terkait dengan pemotongan anggaran?
"Tidak ada pemotongan anggaran dan operasional. Namun demikian, bila dihadapkan keadaan ideal memang belum cukup dan kita akan lebih prioritaskan lagi," tutupnya.
(gah/iy)











































