Kebingungan itu terjadi saat SBY melakukan video conference dengan penduduk pedalaman di Indonesia. Video conference tersebut dilangsungkan di Senayan City, Jakarta, Rabu (20/5/2009).
Sejumlah permintaan disampaikan penduduk pedalamam kepada SBY yang akan maju lagi dalam Pilpres 2009. Permintaan itu antara lain perbaikan fasilitas umum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedikit bingung SBY pun lantas menanyakan apa yang dimaksud dengan kapal putih tersebut. "Itu kapal Pelni Pak, untuk mengangkut hasil bumi kita ke luar," kata penduduk tersebut.
Mendapat penjelasan tersebut, tawa SBY pun langsung pecah. Ia menyatakan akan berusaha memenuhi permintaan tersebut. "Nanti saya akan tambahkan sesuai anggaran yang kita miliki," katanya.
Sementara Darius, warga Papua, meminta tarif percakapan telepon bisa dibuat lebih murah. "Kita minta percakapan telepon bisa lebih murah," katanya.
Permintaan lain diungkapkan seorang kepala sekolah di Kalimantan Timur. Ia mengeluhkan gangguan mati lampu di daerahnya. "Listrik cuma menyala pukul 18.00 WIB sampai 00.00 malam, setelah itu mati. Mohon bapak pikirkan masalah listrik kami," katanya.
SBY menjelaskan kekurangan listrik ini disebabkan meningkatnya perekonomian. Ia pun berjanji akan melakukan peningkatan daya untuk mengatasi kendala listrik itu.
(nal/iy)











































