Luka-luka yang termasuk luka gores dan luka terpotong itu terdapat pada tangan, kepala, jari-jari dan kaki. Demikian disampaikan Marian Wang, seorang pathologist yang menjadi Registrar of Forensic Medicine pada Health Sciences Authority (HSA).
Dikatakan Wang, luka-luka itu konsisten dengan yang ditimbulkan oleh benda tajam seperti pisau. Wang merupakan saksi pertama yang dihadirkan di sidang tersebut. Demikian seperti dilansir harian Singapura, Straits Times, Rabu (20/5/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wang menjawab, hal itu bisa saja tapi sepertinya tidak mungkin jika melihat luka-luka lain yang diderita David.
David juga mengalami luka-luka dalam termasuk patah tulang dan pendarahan internal dalam kejadian 2 Maret lalu di kampus NTU.
Hadir dalam sidang tersebut orangtua David, kakaknya dan pamannya yang datang dari Jakarta. Hadir pula perwakilan dari NTU, pejabat-pejabat KBRI di Singapura dan beberapa wartawan dari media Indonesia.
(ita/iy)











































