Keempat pasien tersebut adalah Mayor Lekahena, Mr X (40), Angga (2) dan anak X (4). Keempatnya masih dirawat secara intensif.
"Saya baru saya mengoperasi anak tanpa identitas, dia mengalami pecah di kepala dan dua kakinya patah," kata dr Nur Hidayat SpBS kepada wartawan di RS Soedono, Magetan, Jawa Timur.
Nur Hidayat mengatakan, kondisi keempat korban tersebut buruk karena mengalami benturan hebat pada bagian kepala. Tim dokter akan melakukan operasi secara maraton untuk menyelamatkan para korban.
Mengenai 6 korban lainnya, berangsur membaik. Para korban yang sebelumnya dirawat di ruang ICU itu sudah dibawa ke bagian pemulihan pasca operasi.
Para wartawan tidak bisa mendekati para korban. Sebab penjagaan petugas di RS tersebut memang sangat ketat.
(djo/asy)











































