"Informasi terakhir yang saya terima, jumlah warga setempat yang meninggal jadi dua orang," kata Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suwarno saat dihubungi detikcom.
Namun, Pangdam belum mengetahui identitas warga yang menjadi korban tewas itu. Berdasarkan penelusuran detikcom, salah seorang warga yang menjadi korban tewas itu adalah Suwarni. Kedua warga yang tewas ini berada di dalam rumahnya saat pesawat Hercules menyambar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
15 Penumpang Selamat
Sementara itu, Kadispen TNI AU Marsma Bambang Sulistyo mengatakan saat ini ada 15 penumpang yang selamat dan telah dievakuasi. Saat ini, mereka dirawat di RS Iswahyudi dan RS Soedono Madiun. Belum diketahui secara detil tentang identitas mereka.
Menurut Bambang, pesawat Herucules C 130 itu sedang dalam misi rutin pengadaan logistik untuk wilayah Indonesia Timur. Rencananya, pesawat itu akan terbang dengan rute Bandara Halim Perdanakusumah-Lanud Iswahyudi Madiun-Makassar-Kendari-Pattimura-Biak.
Namun, dalam rute penerbangan Jakarta-Madiun, pesawat mengalami musibah. Pesawat jatuh di persawahan di Desa Geplak, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jawa Timur sekitar pukul 06.30 WIB.
(asy/nrl)











































