"Saat ini, 78 orang dinyatakan meninggal dan telah dievakuasi ke RS Iswahyudi," kata Kadispen TNI AU Marsma Bambang Sulistyo saat dihubungi detikcom.
Proses identifikasi terhadap 78 orang tewas itu masih terus dilakukan Tim Identifikasi. "Identifikasi jenazah masih terus kita lakukan," kata dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Proses evakuasi terhadap para korban yang diperkirakan masih ada di dalam pesawat itu juga masih dilakukan hingga saat ini. Kesulitan-kesulitan evakuasi yang dihadapi TNI AU beserta jajaran TNI dan Polri, antara lain lokasi jatuhnya pesawat yang berada di persawahan.
Menurut Bambang, pesawat Herucules C 130 itu sedang dalam misi rutin pengadaan logistik untuk wilayah Indonesia Timur. Rencananya, pesawat itu akan terbang dengan rute Bandara Halim Perdanakusumah-Lanud Iswahyudi Madiun-Makassar-Kendari-Pattimura-Biak.
Namun, dalam rute penerbangan Jakarta-Madiun, pesawat mengalami musibah. Pesawat jatuh di persawahan di Desa Geplak, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jawa Timur sekitar pukul 06.30 WIB. (asy/nrl)











































