DetikNews
Selasa 19 Mei 2009, 17:27 WIB

Menjadi Percontohan, Stasiun Tanjung Barat Berbenah

- detikNews
Menjadi Percontohan, Stasiun Tanjung Barat Berbenah
Jakarta - PT KAI Commuter Jabodetabek sebagai anak perusahaan PT Kereta Api (Persero) yang berfungsi menyediakan jasa layanan kereta api di wilayah Jabodetabek resmi beroperasi.

Peresmian yang dihadiri oleh sejumlah pejabat dari Departemen Perhubungan,
Kementerian BUMN dan Direksi PT Kereta Api ini dilaksanakan di pelataran
parkir Stasiun Kereta Api Tanjung Barat, Jakarta Selatan, Selasa
(19\/5\/2009).

Stasiun Tanjung Barat ini menjadi stasiun percontohan bagi 33 stasiun kereta api lainnya di Jabodetabek. Dengan alasan kepraktisan dan lokasi yang strategis stasiun ini dijadikan tempat peresmian dan menjadi pilihan pertama untuk direnovasi.

Stasiun ini memiliki fasilitas dan suasana berbeda dibandingkan stasiun lainnya. Tampak warna oranye dan merah menyala mendominasi setiap sudut
ruangan di stasiun ini. Papan petunjuk juga terpampang jelas memudahkan para penumpang untuk melangkah.

Misalnya saat memasuki gedung stasiun tersebut, terlihat dua papan petunjuk untuk memisahkan antara penumpang yang keluar dan masuk.

Selangkah kemudian, di tengah gedung terdapat papan petunjuk besar dengan desain minimalis seperti papan iklan. Tertera pada papan tersebut arah panah yang menunjukan ruang ibu dan bayi, toilet, peron arah Bogor atau
Jakarta, ruang kepala stasiun serta mushola.

Hal lainnya yang membuat stasiun ini berbeda dibanding stasiun lain adalah terdapat 4 buah televisi layar datar sebagai petunjuk kedatangan kereta api. Dalam TV tersebut terlihat kolom-kolom yang menunjukan rencana kedatangan kereta ke arah Bogor dari 4 stasiun sebelumnya, yaitu Stasiun Cawang, Duren Kalibata, Pasar Minggu Baru, Pasar Minggu dan Tanjung Barat.

Kolom lainnya menunjukan jenis kereta yang beroperasi yaitu ekonomi, ekonomi AC dan ekspres. Dalam kolom tersebut terlihat menit waktu yang menunjukan berapa lama kedatangan kereta menuju stasiun ini. Dalam TV itu juga tertera nomor yang bisa dihubungi bagi para penumpang yang yang ingin menyampaikan keluhannya melalui sms ke 9559. Selain TV layar datar, stasiun ini memiliki 2 kamera CCTV untuk memantau laju kereta dan naik turunnya para penumpang.

Pintu loket yang didominasi warna hitam menambah nyaman pandangan mata bagi para penumpang. Penjual asongan pun tidak terlihat wara-wari seperti layaknya di stasiun lain, hanya terdapat beberapa warung kecil yang memang ada kerjasama dengan pihak stasiun dengan cara menyewa.

Salah satu penumpang kereta Rini (30) merasa nyaman ketika melihat perubahan yang terjadi di stasiun yang biasa menjadi awal langkahnya menuju tempat kerja.

\\\"Bagus, bersih dan nyaman. Pedagang asongan juga sudah tidak ada,\\\" katanya sambil menunggu kereta di peron Bogor.

Mengenai TV layar datar yang menunjukan kedatangan kereta, Rini mengaku merasa terbantu dan berharap jadwal kedatangan kereta tidak terlambat seperti biasanya dia alami.

\\\"Baru lihat, sebelumnya kan tidak ada. Mudah-mudahan bisa lebih
tepat waktu,\\\"imbuh salah satu dosen universitas swasta ini.

Kenyamanan pun dirasakan oleh penumpang kereta lainnya. Diah (22) mengaku akan memilih kereta api dibanding kendaraan umum lainnya jika fasilitas stasiun dipertahankan seperti ini.

\\\"Kalau suasananya seperti ini kita juga nyaman kalau mau naik kereta. Selain lebih murah juga lebih cepat,\\\" celotehnya.




(mpr/irw)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed