Dalam aksinya, para pendemo melemparkan telur dan tomat ke gedung tersebut. Massa menuduh Menteri Luar Negeri Inggris David Miliband mendukung gerakan separatis Tamil.
"Kami bukan lagi sebuah koloni," teriak demonstran di luar gedung seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (18/5/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah pejabat pertahanan Sri Lanka mengatakan, pemimpin kelompok Tamil, Velupillai Prabhakaran, tewas ditembak pada Senin, 18 Mei ini saat dia bersama pasukannya berusaha meninggalkan zona pertempuran.
Pada Minggu, 17 Mei kemarin, Presiden Sri Lanka Mahinda Rajapakse mengumumkan bahwa pemberontak separatis Macan Tamil telah "dikalahkan secara militer." Ini berarti berakhir sudah perlawanan Tamil yang telah berlangsung selama beberapa dasawarsa. Lebih dari 70 ribu jiwa telah melayang selama konflik sengit tersebut.
(ita/iy)











































