Ini sebagai upaya untuk menekan penyebaran virus flu tipe baru itu.
Jumlah kasus flu H1N1 meningkat cepat di Kota Kobe dan Osaka sejak Sabtu, 16 Mei lalu saat kasus domestik pertama dikonfirmasi di Kobe, yakni seorang pelajar SMA di Kobe yang belum pernah pergi ke luar negeri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk membahas lonjakan kasus flu H1N1, Perdana Menteri Jepang Taro Aso menggelar sidang kabinet hari ini. Usai sidang, Aso menyerukan publik untuk tetap tenang. Ditekankan Aso, sebagian besar pasien sembuh dengan cepat setelah mendapat pengobatan.
"Kewaspadaan diperlukan karena ada kasus-kasus pasien dengan penyakit kronis seperti diabetes yang kondisinya serius," kata Aso seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (18/5/2009).
"Namun saat ini, banyak orang sembuh dengan cepat setelah menerima pengobatan yang tepat sejak awal," imbuh Aso.
Sebelum terjadi lonjakan kasus ini, hingga Jumat, 15 Mei lalu jumlah kasus flu H1N1 di Jepang hanya empat kasus. Sebelum terjangkit virus, keempat pasien tersebut baru saja kembali dari AS.
(ita/iy)











































