Seperti dilansir AFP, Sabtu (16/5/2009), para pendemo ditangkap saat hendak memboikot acara kontes menyanyi Eurovision. Rusia berkesempatan menjadi tuan rumah untuk pertama kalinya.
Kericuhan berawal ketika para pendemo mulai meneriakkan tuntutan persamaan hak bagi kaum gay.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang peserta aksi asal Inggris, Peter Tatchell, mengaku ikut ditahan bersama 31 orang lainnya di kantor kepolisian Moskow.
"Polisi menggunakan kekerasan. Tangan mereka ditekuk, sangat menyakitkan," kata Peter saat dihubungi lewat telepon oleh AFP.
Seorang pejabat kepolisian setempat memastikan, sekitar 40 orang aktivis telah ditahan dan akan dilepaskan setelah mendapatkan peringatan. Namun ia membantah jika ada aksi ilegal saat melakukan pengamanan bagi pendemo.
"Seluruh aktivitas terekam dalam video untuk menghindari aksi provokatif lainnya," kata polisi tersebut.
(mad/mad)











































