Bahkan korban meninggal pun terus bertambah. Hingga kini sudah lima orang yang meninggal akibat virus itu di AS. Dua korban terbaru adalah seorang pasien di Arizona dan seorang pria di Texas yang berusia 30-an tahun.
Demikian disampaikan badan pemerintah AS, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (16/5/2009).
Menurut CDC, sejauh ini sudah 47 negara bagian termasuk District of Colombia yang terjangkit penyakit ini. Berarti hanya empat negara bagian AS yang hingga kini terbebas dari serangan flu H1N1, yakni Alaska, Mississippi, West Virginia dan Wyoming.
AS kini masih menjadi negara dengan kasus flu H1N1 terbanyak di dunia setelah Meksiko. Namun tingkat kematian terbesar masih tetap terjadi di Meksiko.
(ita/ita)











































