"Saya dapat memastikan bahwa itu adalah kasus pertama di Malaysia," kata Dirjen Depkes Malaysia Ismail Merican pada AFP, Jumat (15/5/2009).
Menurutnya, pasien flu babi itu adalah mahasiswa lelaki berusia 21 tahun yang baru pulang dari AS pada 13 Mei dan menderita demam, tenggorokan sakit dan badan ngilu pada 14 Mei.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasien tersebut saat ini dirsawat di fasilitas karantina di Selangor dan dalam kondisi stabil.
Depkes menganjurkan semua penumpang yang satu pesawat dengan pasien tersebut yaitu pesawat dengan nomor penerbangan MH 091 dari Newark (AS) tujuan Kuala Lumpur, yang mendarat pukul 07.15 pagi pada 13 Mei, untuk segera mengontak Depkes untuk instruksi lebih lanjut.
Depkes menyatakan menerima laporan 11 kasus flu yang sedang diteliti dan semua pasiennya diisolasi untuk dimonitoring. Semua pasien itu menunjukkan gejala flu dan pernah mengunjungi negara-negara yang terinfeksi flu babi.
Pada Selasa lalu, pemerintah Malaysia menganjurkan warga negaranya untuk tidak mengunjungi As, Meksiko, Kanada, Spanyol dan Inggris, menyusul adanya kasus flu babi di negara-negara tersebut.
(nrl/iy)











































