Fransiskus Bayar Senjata ke Seorang Anggota Marinir

Pembunuhan Direktur PT PRB

Fransiskus Bayar Senjata ke Seorang Anggota Marinir

- detikNews
Jumat, 15 Mei 2009 15:12 WIB
Fransiskus Bayar Senjata ke Seorang Anggota Marinir
Jakarta - Fransiskus, salah satu tersangka kasus pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasrudin Zulkarnaen membantah membeli senjata Revolver. Pria yang juga dikenal dengan nama Amsi itu hanya ditugaskan untuk membayar senjata ke seorang anggota Marinir.

"Ya (anggota Marinir), inisialnya C," kata Minola menjawab pertanyaan wartawan melalui telepon, Jumat (15/5/2009).

Melalui Minola, Fransiskus juga mengaku didoktrin menjalankan misi negara dengan membayar senjata sebesar Rp 15 juta ke anggota Marinir tersebut di Kelapa Dua, Depok. Fransiskus datang ke tempat itu ditemani Andreas.

"Lalu orang itu (anggota Marinir) disamperin ke Kelapa Dua," katanya.

Fransiskus sendiri mengenal Andreas dari Hendrikus. Setibanya di Kelapa Dua, Fransiskus mengaku hanya menyerahkan uang yang Rp 15 juta itu. Senjata itu tidak dia sentuh sama sekali.

"Senjatanya langsung dimasukkan sama orang itu ke dalam dash board mobil," jelas Minola.

Polisi sendiri sempat membantah soal keterkaitan anggota Marinir beberapa waktu lalu. Menurut polisi, senjata tersebut dibeli Fransiskus dari kawasan Senen.

(mei/ken)


Berita Terkait