Imbas Flu Babi, Konsumsi Babi Anjlok 40%

Imbas Flu Babi, Konsumsi Babi Anjlok 40%

- detikNews
Jumat, 15 Mei 2009 14:30 WIB
Imbas Flu Babi, Konsumsi Babi Anjlok 40%
Jakarta - Isu flu babi yang mematikan membuat sebagian warga Jakarta waspada. Reaksi itu diketahui dari turunnya konsumsi babi hingga hampir separuh konsumsi normal yakni 40 persen.

"Terkait isu flu babi, tingkat konsumsi menurun," kata Kepala Suku Dinas Peternakan dan Perikanan Jakarta Barat, Kusdianto, saaat dihubungi wartawan, Jumat (15/5/2009).

Di  rumah potong khusus babi di Kamal, Cengkareng, biasanya  450 ekor babi per hari disembelih. Sekarang hanya menjagal 250 ekor saja.  "Per ekornya mempunyai berat 60-80 kilogram," imbuhnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kendati demikian, pemerintah memperkirakan reaksi konsumen tersebut bersifat sementara. Namun kondisi tersebut telah berimbas terhadap sebagian pedagang yang penjualannya turun. "Otomatis omzetnya berkurang,''katanya.

Pasokan hewan babi ke Jakarta didatangkan dari peternakan babi di Jawa Tengah, Tangerang dan Sumatra. Hewan babi tersebut dikarantina sementara di RPH Cengkareng untuk selanjutnya dipotong dan didistribusikan ke seluruh pelosok Ibu Kota.

(Ari/nrl)


Berita Terkait