Motif Semakin 'Liar', Polisi Jangan Hanya Sembunyikan Rhani

Motif Semakin 'Liar', Polisi Jangan Hanya Sembunyikan Rhani

- detikNews
Jumat, 15 Mei 2009 14:19 WIB
Motif Semakin Liar, Polisi Jangan Hanya Sembunyikan Rhani
Jakarta - Motif kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen semakin liar menyusul keengganan polisi untuk mengungkapnya. Berbagai isu merebak, termasuk dugaan teori konspirasi. Untuk itu polisi diminta memunculkan saksi kunci, Rhani Juliani.

"Jangan-jangan (selama disembunyikan polisi Rhani) diminta bicara sesuai versi polisi. Saya agak bingung dengan Polri, ini katanya Rhani dikejar orang-orang, terus dikemanakan?" kata kriminolog Adrianus Meliala saat dihubungi melalui telepon, Jumat (15/5/2009).

Rhani diakui polisi sebagai saksi kunci dan hingga kini berada dalam perlindungan. Tapi belum jelas apakah mantan caddy golf yang disebut-sebut sebagai pangkal cinta segitiga Antasari Azhar dan Nasrudin yang berakhir pemerasan ini masih hidup ataukah tidak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Apa kepentingan polisi mengamankan Rhani sedemikian jauh?" tanya Adrianus.

Apalagi, kata Andrianus, polisi mengaku bila Antasari pernah melaporkan soal Nasrudin ke Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri dan menangkapnya di Kendari pada 2008.

"Tim Polri sudah menangkap Nasrudin dan melakukan shock therapy, ada kemungkinan Polri punya kepentingan. Tapi sampai sekarang, kita tidak tahu jelasnya seperti apa, informasi yg diterima seperti apa, tindakan apa yang sudah dilakukan pada Nasrudin," jelasnya.

Hal senada juga ditegaskan pengamat kepolisian Bambang Widodo Umar. "Saya hanya menyoroti kinerja polisi agar profesional, netral, dan bertindak sesuai scientific investigation," kata pensiunan polisi ini.

(ndr/nrl)


Berita Terkait