"Ada pejabat tinggi dan pengusaha besar. Buktinya mereka terlibat, ada keganjilan dalam proses ini," kata Ari dalam perbincangan lewat telepon, Kamis (14/5/2009).
Sayangnya Ari enggan memerinci nama atau inisial pejabat dan pengusaha itu. "Sabar, masih ada babak selanjutnya," elaknya.
Ari tetap yakin bila otak pembunuhan itu bukan Antasari. "Ada keganjilan dengan SHW (Sigid Haryo Wibisono). Dia begitu proaktif mengungkap kasus ini, ada orang yang mengarahkan di atas," argumen Ari.
Motifnya apa? "Dendam," tutupnya tanpa memerinci lebih jauh.
(ndr/nrl)











































