Mereka juga meneriakkan yel-yel mengecam pemukulan pada reporter SCTV Carlos Pardede oleh sejumlah satpam gedung BI.
"Ini tidak bisa ditolerir," kata Parnie, salah peserta aksi.
Kecaman serupa datang dari LBH Pers. Menurut lembaga ini, dalam kurun waktu Mei 2008 - Mei 2009, kekerasan terhadap jurnalis menunjukkan kenaikkan yang cukup mengkhawatirkan bagi kebebasan pers di Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa belum ada kesadaran semua pihak untuk menghormati profesi jurnalis dalam mengemban tugas untuk mewartakan berita kepada masyarakat.
Sedangkan Kamerawan Jurnalis Indonesia (KJI) mengutuk keras tindakan pemukulan itu dan mendesak polisi mengusutnya.
(Ari/nrl)











































