Pengamatan detikcom, Rabu (13/5/2009), lubang itu berukuran 3x3 meter atau hampir setengan badan jalan. Lubang sedalam 20 centimeter juga terus digenangi air dari pecahan pipa air.
Jalan tersebut merupakan jalan dua arah di sebelah utara jalan tol Grogol-Tangerang. "Sudah 2 minggu berlubang," kata Oty (35), warga Kali Deres.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Beberapa hari lalu, warga sekitar memberi tanda potongan dahan pohon supaya pengendara motor waspada. Tapi pagi ini sudah nggak ada," ujar seorang warga.
Akibat lobang maut ini, kemacetan tidak terelakan setiap hari. Dari arah Kebon Jeruk, kemacetan mencapai 500 meter hingga 1 kilometer. Bahkan sering ekor kemacetan sampai Jalan Panjang.
"Kalau dari arah Kemanggisan macet juga. Karena ini kan jalur dua arah," kata Sulis (29), warga Kemanggisan.
Lubang yang tepat berada di depan sebuah klinik kesehatan ini juga rawan kecelakaan. Lubang itu digenangi air. Apabila jika malam hari lubang nyaris tidak terlihat lantaran lampu penerangan jalan yang minim.
"Banyak yang kejeblos. Saya pernah sekali, tapi tak sampai jatuh," ujar Anwar (45), warga Kembangan.
(asp/aan)











































