KKI Jadi Mediator Pertemuan Daisy dengan Manohara Pinot

KKI Jadi Mediator Pertemuan Daisy dengan Manohara Pinot

- detikNews
Selasa, 12 Mei 2009 17:59 WIB
KKI Jadi Mediator Pertemuan Daisy dengan Manohara Pinot
Jakarta - Duta Besar Malaysia Dato' Zainal Abidin Zain berjanji akan menyampaikan kunjungan Komisi Kemanusiaan Internasional (KKI) ke Kerajaan Kelantan, Malaysia. KKI akan membantu mempertemukan Daisy Fajarina dengan putrinya, Manohara Pinot.

"Segera mungkin, kita akan ke Kelantan melihat kondisi Manohara," kata Ketua Umum Komisi Kemanusiaan Internasional (KKI) I Nyoman Adi Feri usai bertemu dengan Duta Besar Malaysia, Dato' Zainal Abidin Zain di Kedutaan Besar Malaysia, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (12/5/2009).

Dikatakan dia, target utama KKI adalah mempertemukan Daisy dengan Manohara dan sebaliknya. Setelah itu, baru dimusyawarahkan dengan kedua pihak yang dimediatori KKI di suatu tempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang jelas bukan di Malaysia maupun Indonesia, untuk memusyawarahkan apakah ini karena faktor etika, kultural atau orang biasa dengan pihak kerajaan yang menjadi masalah," ujarnya.

Hukum Internasional


Lebih lanjut, Adi mengatakan jika musyawarah tersebut gagal maka KKI tidak segan-segan membawa permasalahan Manohara ke tatanan hukum internasional.

"Karena dalam persoalan ini tatanan hukum dua negara amat sulit, tidak memberi titik cerah. Perangkat hukum di Indonesia tidak menyelesaikan masalah karena kasusnya terjadi di luar. Tetapi, siapa pun di antara dua pihak yang melakukan pelanggaran akan kami lawan. Kita tidak ada keberpihakan," papar dia.

Prosedurnya? "Saya harapkan hasil pertemuan ini dibawa ke Komnas HAM Indonesia karena sesuai prosedur internasional, harus dibawa dulu ke HAM negeri bersangkutan. Kemarin, saya sudah kontak salah satu orang ke Komnas HAM," kata Adi.

Adi menegaskan hal itu sangat tergantung dengan bukti-bukti yang dimiliki.

"Lamanya tergantung bukti. Ada pengakuan dari Ibunya Manohara di atas materai sebagai pihak yang dirugikan, bukan dengan kliping koran saja," ujar dia.
(aan/iy)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads