Juru bicara Obama, Robert Gibbs mengatakan, pemerintah Iran telah membuat langkah "kemanusiaan". "Dia (Obama) lega melihat Roxana Saberi telah dibebaskan," kata Gibbs yang menjabat Sekretaris Pers Gedung Putih kepada wartawan di Washington seperti dilansir AFP, Selasa (12/5/2009).
"Kami tahu ini telah menjadi masa-masa cobaan bagi keluarganya dan teman-temannya. Dia (Obama) menantikan kepulangannya ke Amerika Serikat," tandas Gibbs.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembebasan Saberi menimbulkan dugaan bahwa pemerintah AS melakukan kesepakatan tertentu dengan pemerintah Iran. Namun hal itu dibantah pejabat Departemen Luar Negeri AS. "Tak ada kesepakatan apapun," kata pejabat senior yang enggan disebutkan namanya.
"Saya tidak melihat ini sebagai awal era baru," imbuh pejabat tersebut.
Saberi pertama kali ditahan otoritas Iran pada Januari lalu. Bulan lalu, reporter itu divonis penjara 8 tahun atas dakwaan spionase untuk AS. Namun dalam sidang banding, pengadilan Iran membebaskan wanita berusia 32 tahun itu.
(ita/iy)











































