Demo di WOC, WALHI Protes Dituduh Hendak Lakukan Aksi Terorisme

Demo di WOC, WALHI Protes Dituduh Hendak Lakukan Aksi Terorisme

- detikNews
Senin, 11 Mei 2009 17:49 WIB
Jakarta - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) memprotes tindakan polisi yang melarang mereka berunjuk rasa didekat pelaksanaan World Ocean Conferrence (WOC). Bahkan polisi menuding mereka hendak melakukan kegiatan terorime.

"Mereka mensyinyalir kegiatan kami sebagai satu bentuk gerakan terorisme,"
terang anggota Walhi yang lain, Iki Dulagin di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Senin (11/5/2009).

Pihak kepolisian pun lantas melarang WALHI berunjuk rasa. Karena itulah mereka mendatangi Mabes Polri untuk menyampaikan protes.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini sebuah proses pengkebirian dari hak warga sipil untuk memperoleh informasi dan menyampaikan pendapat di muka umum," ujar Anggota Walhi lainnya, Ade Fadli.Meski tidak ada izin, WALHI pun nekat berunjuk rasa, hingga pada pagi tadi di 2 anggota mereka ditahan oleh Poltabes Manado. Kedua orang itu adalah Direktur Eksekutif WALHI Berry Nahdian Furqon dan Kepala Departemen Penguatan Regional WALHI Eksekutif Nasional Erwin Usman. Dua orang tersebut diperiksa dan dituduhkan melanggar pasal 261 KUHP.

Ditambahkan Iki Dulagin, pada saat melakukan pembubaran terhadap aksi demonstrasi yang mereka lakukan, Poltabes Manado melakukan sejumlah tuduhan yang tidak mengenakan.

"Petugas Poltabes Manado mengancam para peserta dari luar negeri dan
mengatakan akan mendeportasi mereka. Padahal jauh sekali dari tuduhan seperti itu," lanjutnya.

Sementara itu pihak Mabes Polri ketika dikonfirmasi perihal tidak  dikeluarkannya surat tanda terima pemberitahuan mengatakan, ada sejumlah  ketentuan yang tidak dipenuhi oleh pihak Walhi.

"Kemerdekaan untuk menyampaikan pendapat harus diikuti dengan mentaati  aturan yang ada. Tidak boleh seenaknya saja," kata Kadiv Humas Mabes Polri,  Irjen Pol Abubakar Nataprawira di Mabes Polri.
(ddt/ndr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini